Jaring Kaliresi Weblog

June 26, 2008

5 hal penting yang perlu di perhatikan

Filed under: Uncategorized — jaringkaliresi @ 8:44 am
Tags:

KR 24 Jun 2008Sebelum anda memutuskan membeli sebuah unit apartemant murah atau rumah susun sederhana milik atau rusunami, sebaiknya anda perlu memperhatikan hal hal berikut yang kelihatan  dianggap sangat sepele namun sangat penting untuk diketahui oleh semua calon pembeli.

Hal ini untuk melengkapi informasi yang telah anda dapat tentang lokasi, lokasi dan lokasi.  Permasalahan tersebut yaitu  :

1.     PPJB

Perjanjian Pengikatan Jual Beli atau disingkat PPJB merupakan perjanjian awal yang ditanda tangani kedua pihak yaitu pembeli dan penjual. Seharusnya kesepakatan dalam PPJB bersifat saling menguntungkan kedua pihak, namun hampir semua isi pasal PPJB menguntungkan pelaku usaha atau developer/pengembang. Bahkan tidak ada pasal yang memberikan keuntungan kepada pembeli. Pelaku usaha selalu berkilah bahwa PPJB sudah sesuai dengan standar perjanjian jual beli yang umum. Namun jika diteliti pasal demi pasal, ayat demi ayat anda tidak akan menemukan satu keuntungan pun dari si penjual. Sebagai contoh, jika anda telat membayar cicilan atau down payment/dp anda akan kena denda 4% per bulan. Tetapi jika pengembang telat membangun atau menyerahkan mereka akan dikenakan denda hanya sebesar 1% itupun dihitung 6 bulan  sejak tanggal pelunasan.

Contoh lainnya yaitu perihal luas satuan rumah susun adalah luas yang tertera dalam sertifikat Hak Milik Atas satuan rumah susun dan apabila terdapat perbedaan luas antara luas yang tercantum  dalam PPJB dengan luas dalam Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun, maka kedua pihak setuju dan sepakat untuk tidak mengadakan klaim (tuntutanatau gugatan) apapun. Bayangkan seandainya anda membeli dan membayar rumah susun yang luasnya 30 meter persegi namun ternyata saat serah terima anda hanya menrima 26 meter persegi anda tidak bisa menuntut apapun. Hitungan kasar saja kalo sendainya mereka “mencuri” 4 meter persegi per unit dikalikan 50 unit perlantai dikalikan 25 lantai dikalikan 5 tower dikalikan harga unit per meter. Silahkan anda hitung sendiri keuntungan tambahan hanya dengan senjata satu ayat tersebut.

Namun anda jangan berkecil hati jika suatu saat anda mengahadapi PPJB seperti ini. Dihadapan hakim pengadilan, PPJB yang tidak disyahkan dihadapan notaris termasuk dalam perjanjian dibawah tangan dan tidak seratus persen memiliki kekuatan hukum.       

    

2.     Biaya Fasilitas

Pemerintah telah menetapkan harga jual rusunami, namun seringkali pengembang menggunakan istilah biaya view atau uang fasilitas yang dibebankan kepada pembeli untuk unit rusunami di lantai tertentu atau arah tertentu. Ada juga yang membebankan untuk semua unut dan semua lantai. Jumlahnya sekitar 4 juta sampai 10 juta. Bahkan sebuah rusunami di kalibata membebankan uang fasilitas sebesar 5 juta sampai 25 juta. Hal ini jelas melanggar program pemerintah. Seabagai pembeli anda memiliki hak untuk bertanya dan menanyakan hal ini kepada pengembang atau kepada pemerintah/kementerian perumahan rakyat (kemenpera). 

 

3.     KPA

Kredit Pemilikan Apartement atau KPA adalah salah satu cara pembayaran rusunami yang ringan karena sekitar 80 persen dari harga rusunami akan dibayarkan kepada pengembang, sehingga pembeli akan mengangsur kepada bank. Namun  ini juga  merupakan senjata bagi pengembang untuk memperoleh pinjaman dari bank. Seakan akan pengembang akan mengurus proses KPA. Namun seringkali mereka lalai. Untuk itu baiknya anda jangan terlena dan jangan percaya seratus persen dengan janji manis pengembang, sebaiknya anda juga aktif mengajukan atau paling tidak memonitor sejauh mana pengembang sudah memasukkan data ke bank pemberi KPA. Jika diperlukan ajukan ke lebih dari satu bank secara bersamaan. Jika dua atau tiga banknya menerima KPA anda silahkan pilih salah satu.

 

4.     Legalitas Pengembang

Seabagi pengembang umumnya mereka telah memiliki ijin sebagai perusahaan (akte,SK kehakiman, lembaran Negara/berita Negara, domisili), keanggotaan pengembang, IMB, SIUP, dan lain sebagainya. Namun akan lebih baik jika anda juga menanyakan legalitas pengembang seperti surat surat tersebut kepada pengembang. Hal ini untuk menghindari kita berhadapan dengan pengembang fiktif. Jika mereka belum memiliki, seringkali mereka akan mejawab “sedang diurus”. Jangan bosan untuk menanyakan nomor pengurusan ijin pengembang. Siapa tahu pengembang hanya mengambil uang pembayaran pertama sampai ke empat setelah itu kabur.

 

5.     Transparansi Informasi

Umumnya pengembang juga bersifat tertutup kepada pembeli khususnya dalam hal status kepemilikan tanah, Hak Guna Pakai, Hak Guna Usaha, Hak Milik atau lainnya. Tanyakan kepada teman atau rekan perihal status tanah yang akan menjadi milik bersama semua anggota/pemilik rumah susun. Pengembang yang nakal lebih sering tertutup dalam memberikan informasi yang benar. Namun tidak semua pengembang baik akan memberikan informasi yang lengkap dan jujur. Belum tentu.

 

Dan yang tidak kalah pentingnya sebelum anda ingin membeli rusunami, ikutlah beberapa mailing list/milist yang banyak di internet/website. (Djoko Wibowo)

1 Comment »

  1. Siip infona

    Comment by rizal — March 10, 2011 @ 9:01 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: